Ini Perbedaan Cincang, Tunjang dan Kikil dalam Menu Nasi Padang
Kuliner

Ini Perbedaan Cincang, Tunjang dan Kikil dalam Menu Nasi Padang

 Sumatera Barat merupakan daerah yang dikenal dengan kekayaan alam yang indah, namun juga aneka kulinernya yang amat lezat. Kemasyhuran kenikmatan nasi Padang dengan pilihan lauk-pauknya memang sudah menjadi rahasia umum bagi banyak kalangan.

Salah satu pilihan lauk yang populer di rumah makan Padang adalah cincang dan tunjang atau kikil. Lalu apa perbedaan di antara ketiganya?

Salah seorang pemilik sebuah rumah makan di Pekanbaru bernama Ampera Sambalado Tanak, Anasrul menjelaskan tunjang dan kikil itu sama, hanya perbedaan penyebutan.

Tunjang atau kikil merupakan bagian kaki sapi yang terdiri dari kulit, tulang rawan dan otot sapi. Umumnya di Rumah Makan Padang, tunjang ini kebanyakan digulai dengan tulang lunaknya. Tekstur tunjang yang alot mengharuskan pembeli menyantapnya dengan tangan tanpa menggunakan sendok.

Karena teksturnya yang alot, tunjang harus diolah dengan benar hingga menjadi kenyal serta empuk dan dapat dinikmati.

Tunjang atau kikil biasanya diolah menjadi gulai dengan santan dan berbagai rempah. Karena tunjang harus dimasak lama, santan yang telah berubah warna menjadi kuning kemerahan akan kaya rasa. “Kalau di sini biasanya digulai. Peminatnya banyak,” kata Anasrul, kepada Tempo.co, Rabu 29 Juni 2022.

Memasuki waktu makan siang, tampak banyak pembeli memadati rumah makan milik Anasrul. Ditambah lagi lokasinya yang strategis di kawasan Sukajadi, di depan Kodim 0301, Pekanbaru. Tunjang salah satu pilihan menu yang memiliki banyak pembeli.

Menikmatinya dengan sepiring nasi panas, daun ubi dan jengkol akan memanjakan mulut. Ditambah lagi apabila ditemani kerupuk jangek atau kerupuk kulit akan menambah kenikmatannya.

Sedangkan cincang dibuat dengan lemak sapi yang masih menempel sedikit daging padanya, kadang dicampur pula dengan jeroan sapi. Lemak sapi tersebut dipotong kecil-kecil hingga tak sulit untuk disantap. Serupa dengan tunjang, cincang biasanya dimasak dengan cara digulai dengan campuran santan yang dimasak hingga kental dan berminyak.

Cita rasa daging dan lemak sapi dipadukan dengan nasi panas dan tumisan daun ubi dan jengkol membuat siapapun akan terpesona saat menyantap nasi Padang ini. Itulah perbedaan cincang dengan tunjang atau kikil. Keduanya selalu menjadi menu favorit di Rumah Makan Padang.

sumber: tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: