lifestyle

Ternyata Tak Sama Ini Perbedaan Makna Kata Jam dan Pukul, Mana yang Sebenarnya Lebih Tepat?

 Teman-teman, tahukah bahwa kata jam dan pukul ternyata memiliki makna yang berbeda?

Apakah teman-teman suka menggunakan jam tangan?

Benda satu ini berfungsi untuk menunjukkan waktu.

Seiring perkembangannya zaman, beberapa jam tangan ada yang sudah dilengkapi dengan hari, tanggal, dan tahun.

Bahkan sudah ada beberapa jam tangan canggih yang juga bisa menberi informasi detak jantung, jumlah langkah, dan sebaginya.

Saat memakai jam tangan, mungkin beberapa temanmu akan sering bertanya “Pukul berapa sekarang?” Kemudian dengan lantang kamu menjawab “jam 10 pagi”.

Dalam mengucapkan waktu, biasanya kita menggunakan kata ‘jam’ atau kata ‘pukul’. Sebenarnya, kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda, lo.

Kira-kira apa yang membedakannya? Ayo simak ulasannya seperti dilansir Bobo.id di artikel berjudul Sering Dianggap Sama, Kata Jam dan Pukul Memiliki Arti yang Berbeda, Mana yang Lebih Tepat?/

Maknanya Berbeda

Sesungguhnya kata jam dan pukul masing-masing memiliki maknanya sendiri dan berbeda satu sama lain.

Hanya saja, dalam mengucapkannya sehari-hari, banyak orang yang kurang tepat menggunakan kedua kata ini.

Kita jarang mengucapkan kata jam dan pukul yang tidak sesuai dengan maknanya masing-masing.

Sehingga banyak yang salah, mengira kedua kata ini mempunyai maksud yang sama.

Makna Kata Jam dan Pukul

Kata jam menunjukkan makna ‘masa atau jangka waktu’

Kata pukul menunjukan makna ‘saat atau waktu’

Jadi, ketika yang kita maksudkan adalah ‘waktu atau saat’, maka yang tepat adalah menggunakan kata pukul.

Contohnya : “Ulangan sekolah akan dimulai pada pukul 08.00”

Sebaliknya, jika yang kita maksudkan adalah ‘masa’ atau ‘jangka waktu’, maka yang tepat adalah menggunakan kata jam.

Contohnya : “Saya membaca buku selama 2 jam setiap harinya.”

Makna Lainnya, Jam = Benda Penunjuk Waktu

Selain bermakna ‘masa’ atau ‘jangka waktu’, kata jam juga dapat berarti ‘benda penunjuk waktu’ atau sama dengan ‘arloji’.

Misalnya seperti pada kata ‘jam dinding’ atau ‘jam tangan’.

Nah, sekarang sudah tahu, kan, teman-teman? Jadi, jangan salah lagi untuk menyebut kaya ‘pukul’ dan ‘waktu’ ya!

(Penulis: Yomi Hanna)

sumber: tribunkaltim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: