News

Pemerintah Targetkan F1 H2O Digelar di Danau Toba pada 2023

Pemerintah menargetkan agar perhelatan olahraga internasional dapat digelar di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan melalui akun Instagram miliknya tentang harapan untuk menggelar perhelatan internasional di Danau Toba.

Itu bertepatan dengan kunjungannya bersama Presiden Joko Widodo ke Danau Toba. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Sebagai orang asli Batak, tentunya saya bahagia melihat Tanah Toba yang merupakan tanah kelahiran saya, saat ini menjadi lebih indah dan maju sehingga menjadi salah satu kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas.”

Namun, saya akan merasa jauh lebih bahagia jika seluruh stakeholders memperhatikan aspek kelestarian dan kontribusi terhadap pengurangan dampak perubahan iklim,” katanya lewat unggahan di akun resmi Instagram Luhut, Kamis (03/02/2022).

Dikutip dari Kompas.com, Kamis, Luhut mengatakan sudah membujuk Jokowi agar agar tanah kelahirannya diberikan izin untuk menyelenggarakan perhelatan internasional, mencontoh pelaksanaan MotoGP di Mandalika.

Karenanya, saya sampaikan keinginan saya agar Danau Toba yang memiliki potensi sebagai tempat penyelenggaraan event internasional tematik, ke depan bisa menyelenggarakan event olahraga berskala internasional, seperti F1 H2O dan Tour de Danau Toba,” ujarnya.

Saya meminta izin kepada Presiden agar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan satu major international event seperti yang sudah diselenggarakan dengan berhasil, yaitu Moto GP di Mandalika.”

Targetkan perhelatan internasional pada 2023

Danau Toba dengan Pulau Samosir dan nelayan pencari ikan, diambil dari salah satu sudut di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara© Disediakan oleh Kompas.com Danau Toba dengan Pulau Samosir dan nelayan pencari ikan, diambil dari salah satu sudut di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara

Adapun Danau Toba masuk ke dalam daftar Destinasi Super Prioritas (DSP) yang sedang dikembangkan pemerintah dalam hal wisata.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, I.G.A Dewi Hendriyani menyampaikan, perhelatan internasional ditargetkan dapat digelar di Danau Toba pada 2023.

“Kami menargetkan pada tahun depan, Mei 2023, dapat diselenggarakan F1 H2O atau F1 Boat Race di perairan Danau Toba,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Weekly Press Briefing, Senin (07/02/2022).

Dewi menambahkan, Danau Toba memiliki lanskap perbukitan dan danau yang memukau, serta sangat berpotensi untuk menjadi venue penyelenggaraan perhelatan internasional tematik, termasuk perhelatan olahraga.

Salah satu upaya akselerasi pengembangan Danau Toba dilakukan melalui penyusunan Integrated Tourism Master Plan sebagai panduan pembangunan segala bidang mulai dari infrastruktur, termasuk peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM.

Hal ini juga pernah disampaikan oleh Sandiaga Uno, dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pengembangan DSP Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Juni 2021 lalu.

Saat itu, Sandiaga mengungkapkan bahwa kementerian dan lembaga terkait tengah fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas antar destinasi wisata, penyiapan kelengkapan amenitas, dan atraksi wisata serta penyiapan SDM.

Kawasan Danau Toba direncanakan bakal dikembangkan dengan mengusung konsep pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan berbasis alam dan budaya.

“Ini sesuai dengan langkah agar pariwisata kita juga memiliki dampak yang positif terhadap pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Sandiaga, seperti dikutip Kompas.com dari siaran pers Kemenparekraf.

Konsep pengembangan Danau Toba menjadi destinasi wisata yang ramah lingkungan ini rencananya akan direalisasikan dengan pemasangan carbon calculator di sekitar kawasan Danau Toba dan pengenalan kendaraan elektrik, serta pembangunan pembangkit listrik yang menggunakan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan.

Sehingga, pada 2030 mendatang, Danau Toba dapat dicanangkan menjadi destinasi wisata yang ramah lingkungan.

sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: